Arsenal F.C.
| Nama lengkap | Arsenal Football Club | ||
|---|---|---|---|
| Nama singkat | ARS | ||
| Julukan | The Gunners (Meriam London) | ||
| Motto | Victoria Concordia Crescit (Kemenangan Tumbuh dari Keharmonisan) |
||
| Berdiri | 1 Desember 1886 (139 tahun yang lalu) (sebagai Dial Square) |
||
| Pendiri | David Danskin dan para pekerja Royal Arsenal di Woolwich | ||
| Stadion utama | Stadion Emirates | ||
| Kapasitas | 60.704 | ||
| Pemilik | Kroenke Sports & Entertainment (KSE) / Stan Kroenke | ||
| Presiden | Stan Kroenke dan Josh Kroenke (Co-Chairmen) | ||
| Wakil Presiden | Vinai Venkatesham (CEO) | ||
| Direktur olahraga | Edu Gaspar | ||
| Pelatih kepala | Mikel Arteta | ||
| Kapten tim | Martin Ødegaard | ||
| Liga | Liga Utama Inggris | ||
| Posisi Liga Utama Inggris 2024–2025 | Peringkat ke-2 | ||
| Kelompok suporter | Red Action, Ashburton Army, Arsenal Supporters' Trust (AST) | ||
| Rival utama | Tottenham Hotspur F.C. (Derbi London Utara), Chelsea F.C. (Derbi London), Manchester United F.C. | ||
| Akademi muda | Akademi Hale End | ||
| Tim cadangan | Arsenal F.C. Academy and Reserves | ||
| Penyedia kostum | Adidas | ||
| Sponsor utama | Fly Emirates | ||
| Ringkasan Prestasi Utama | |||
π
|
|||
| Pemain Legendaris Utama | |||
π
|
|||
| Situs web | arsenal.com | ||
| Kostum Musim Ini | |||
|
|||
Arsenal Football Club (pengucapan bahasa Inggris: [ˈɑːrsənəl]), umumnya dikenal sebagai Arsenal atau The Gunners, adalah sebuah klub sepak bola profesional yang berbasis di Holloway, London Utara, Inggris. Didirikan pada tahun 1886 di Woolwich dengan nama Dial Square, klub ini menjadi klub pertama dari selatan Inggris yang bergabung dengan Liga Sepak Bola Inggris pada tahun 1893 dan berganti nama menjadi Arsenal Football Club setelah pindah ke Stadion Highbury pada tahun 1913.
Arsenal adalah salah satu klub tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris. Klub ini memegang rekor sebagai pemenang gelar Piala FA terbanyak sepanjang sejarah (14 gelar). Di bawah kepemimpinan manajerial Arsène Wenger, Arsenal mencatatkan rekor sejarah pada musim 2003–2004 sebagai satu-satunya tim dalam era modern Liga Utama Inggris yang menjuarai liga tanpa menderita satu pun kekalahan sepanjang musim, yang membuat skuad tersebut dijuluki "The Invincibles" (Tim Tak Terkalahkan). Secara kelembagaan, Arsenal memegang rekor tak terputus berada di kasta teratas liga Inggris sejak tahun 1919.
Sejarah
Pembentukan dan Era Herbert Chapman (1886–1953)
Klub didirikan pada akhir tahun 1886 oleh David Danskin dan para pekerja pabrik persenjataan Royal Arsenal di Woolwich, London Tenggara, dengan nama Dial Square, lalu berganti nama menjadi Royal Arsenal dan kemudian Woolwich Arsenal. Pada tahun 1893, klub menjadi anggota Liga Sepak Bola Divisi Kedua. Pada tahun 1913, pengusaha Sir Henry Norris memindahkan klub ke kawasan London Utara di Stadion Highbury dan menanggalkan kata "Woolwich" dari nama resmi klub.
Penunjukan Herbert Chapman sebagai manajer pada tahun 1925 memicu revolusi modern pertama Arsenal. Chapman memperkenalkan taktik taktis 'WM', meningkatkan fasilitas medis dan latihan, serta mengusulkan penggunaan nomor punggung pada jersey. Di bawah Chapman dan penerusnya George Allison, Arsenal mendominasi dekade 1930-an dengan merengkuh lima gelar Divisi Utama dan dua Piala FA.
Era Bertie Mee dan George Graham (1966–1995)
Setelah periode penurunan pasca-Perang Dunia II, manajer Bertie Mee membawa Arsenal meraih gelar ganda (*Double*) domestik pertama dalam sejarah klub pada musim 1970–1971, memenangkan Divisi Utama dan Piala FA secara bersamaan, serta meraih gelar Eropa pertamanya, Piala Pameran Antar-Kota, pada tahun 1970.
Mantan pemain Arsenal George Graham diangkat sebagai manajer pada tahun 1986 dan membangun lini pertahanan legendaris yang dipimpin oleh kapten Tony Adams. Graham membawa Arsenal meraih gelar liga dramatis pada musim 1988–1989 melalui gol detik-detik terakhir Michael Thomas di markas Liverpool, serta memenangkan gelar piala ganda pada 1993 dan Piala Winners UEFA pada tahun 1994.
Era Arsène Wenger dan The Invincibles (1996–2018)
Pengangkatan manajer asal Prancis Arsène Wenger pada Oktober 1996 menandai era emas keheningan sepak bola modern Arsenal. Wenger merevolusi metode nutrisi, kepelatihan, dan pemandu bakat internasional, serta mendatangkan bintang-bintang dunia seperti Dennis Bergkamp, Thierry Henry, Patrick Vieira, dan Robert Pires.
Di bawah Wenger, Arsenal meraih *Double* (Liga dan Piala FA) pada musim 1997–1998 dan 2001–2002. Puncak kejayaan diraih pada musim 2003–2004 ketika Arsenal menjuarai Liga Utama Inggris tanpa terkalahkan dalam 38 pertandingan (26 menang, 12 imbang). Rekor tak terkalahkan Arsenal berlanjut hingga 49 pertandingan berturut-turut. Pada tahun 2006, Arsenal mencapai Final Liga Champions UEFA untuk pertama kalinya dan resmi pindah dari Highbury ke Stadion Emirates.
Era Mikel Arteta (2019–Sekarang)
Pasca berpisahnya klub dengan Wenger pada 2018 dan kepemimpinan Unai Emery, mantan kapten Arsenal Mikel Arteta ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Desember 2019. Arteta membawa Arsenal meraih gelar Piala FA ke-14 pada musim debutnya dan membangun skuad kompetitif berusia muda yang kembali bersaing ketat di papan atas Liga Utama Inggris dan Liga Champions.
Identitas dan Kebudayaan
- Lambang: Meriam telah menjadi elemen utama lambang Arsenal sejak didirikan di Woolwich. Lambang modern yang diperkenalkan pada tahun 2002 menampilkan gambar meriam tunggal berwarna emas yang menghadap ke timur dengan latar belakang perisai merah.
- Warna Seragam: Warna tradisional Arsenal adalah kaos merah dengan lengan putih dan celana pendek putih. Kombinasi ini pertama kali diperkenalkan oleh Herbert Chapman pada tahun 1933.
- Slogan dan Lagu: Slogan resmi klub dalam bahasa Latin adalah "Victoria Concordia Crescit" (Kemenangan Tumbuh dari Keharmonisan). Lagu kebangsaan suporter yang populer di stadion meliputi "The Angel (North London)" karya Louis Dunford dan "One-Nil to the Arsenal".
Stadion dan Fasilitas
- Stadion Emirates: Berkapasitas 60.704 penonton. Diresmikan pada Juli 2006 dan terletak di Ashburton Grove, Holloway, menggantikan stadion bersejarah Highbury.
- Stadion Highbury: Markas bersejarah Arsenal periode 1913–2006 yang terkenal dengan gaya arsitektur Art Deco *East Stand* dan *West Stand*.
- Sobha Realty Training Centre (Shenley): Kompleks fasilitas pelatihan modern tim utama dan akademi yang dibangun di Shenley, Hertfordshire, pada tahun 1999.
Rivalitas Utama
- Derbi London Utara: Persaingan lokal paling sengit dan emosional melawan tetangga sekota Tottenham Hotspur F.C., yang berakar sejak perpindahan Arsenal ke London Utara pada tahun 1913.
- Persaingan dengan Chelsea: Pertandingan derbi sengit antarklub besar wilayah London.
- Persaingan dengan Manchester United: Persaingan ketat perebutan gelar juara Liga Inggris pada akhir dekade 1990-an dan awal 2000-an antara Arsène Wenger dan Sir Alex Ferguson.
Pemain Legendaris Utama
Berikut adalah daftar pemain paling berpengaruh dalam sejarah Arsenal F.C. berdasarkan kontribusi era, posisi, dan kewarganegaraan:
| Nama Pemain | Negara Asal | Posisi Bermain | Periode di Klub | Ringkasan Pencapaian / Peran |
|---|---|---|---|---|
| Cliff Bastin | Inggris | Penyerang Sayap | 1929–1946 | Pencetak gol terbanyak era pra-perang (178 gol) dan pemenang 5 gelar Divisi Utama. |
| Liam Brady | Irlandia | Gelandang Serang | 1973–1980 | Maestro pengatur serangan bertalenta tinggi pahlawan Piala FA 1979. |
| David O'Leary | Irlandia | Bek Tengah | 1975–1993 | Pemegang rekor penampilan terbanyak sepanjang sejarah klub (722 pertandingan). |
| Tony Adams | Inggris | Bek Tengah | 1983–2002 | Kapten ikonik (*"Mr. Arsenal"*), memenangkan gelar liga di 3 dekade berbeda. |
| Ian Wright | Inggris | Penyerang | 1991–1998 | Striker tajam yang mencetak 185 gol dalam 288 laga dan memenangkan Piala Winners 1994. |
| David Seaman | Inggris | Penjaga Gawang | 1990–2003 | Kiper legendaris pemenang 3 gelar Liga Inggris dan 4 Piala FA. |
| Dennis Bergkamp | Belanda | Penyerang | 1995–2006 | Penyerang elegan berpengaruh besar ("The Non-Flying Dutchman"), pilar *The Invincibles*. |
| Patrick Vieira | Prancis | Gelandang Bertahan | 1996–2005 | Kapten karismatik era *The Invincibles 2003–04* dan pengatur lini tengah dominan. |
| Thierry Henry | Prancis | Penyerang | 1999–2007, 2012 | Pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub (228 gol) dan pemenang 4 Sepatu Emas Premier League. |
| Robert Pires | Prancis | Gelandang Sayap | 2000–2006 | Sayap lincah pilar era *The Invincibles* dan Pemain Terbaik FWA 2002. |
| Fredrik Ljungberg | Swedia | Gelandang Sayap | 1998–2007 | Pemain sayap kunci penentu gelar ganda 2002 dan pilar *The Invincibles*. |
| Sol Campbell | Inggris | Bek Tengah | 2001–2006, 2010 | Bek tengah tangguh pilar pertahanan era tak terkalahkan 2003–04. |
| Cesc Fàbregas | Spanyol | Gelandang Tengah | 2003–2011 | Kapten muda bertalenta tinggi, pengumpan ulung era transisi ke Stadion Emirates. |
| Robin van Persie | Belanda | Penyerang | 2004–2012 | Pemenang Sepatu Emas Premier League 2011–12 dengan mencetak 30 gol di liga. |
| Bukayo Saka | Inggris | Penyerang Sayap | 2018–sekarang | Lulusan akademi Hale End terbaik era modern, pilar lini serang tim nasional Inggris. |
Skuad Utama Musim Ini
Pemain Tim Utama
| No. | Pos. | Negara | Pemain |
|---|---|---|---|
| 2 | DF | Prancis | William Saliba |
| 3 | DF | Skotlandia | Kieran Tierney |
| 4 | DF | Inggris | Ben White |
| 5 | MF | Ghana | Thomas Partey |
| 6 | DF | Brasil | Gabriel Magalhães |
| 7 | FW | Inggris | Bukayo Saka |
| 8 | MF | Norwegia | Martin Ødegaard (kapten) |
| 9 | FW | Brasil | Gabriel Jesus |
| 11 | FW | Brasil | Gabriel Martinelli |
| 12 | DF | Belanda | Jurriën Timber |
| 13 | GK | Brasil | Neto |
| 17 | DF | Ukraina | Oleksandr Zinchenko |
| 18 | DF | Jepang | Takehiro Tomiyasu |
| 19 | FW | Belgia | Leandro Trossard |
| 20 | MF | Italia | Jorginho |
| 22 | GK | Spanyol | David Raya |
| 23 | MF | Spanyol | Mikel Merino |
| 29 | FW | Jerman | Kai Havertz |
| 30 | DF | Italia | Riccardo Calafiori |
| 32 | FW | Inggris | Raheem Sterling |
| 41 | MF | Inggris | Declan Rice |
Pemain Akademia / Cadangan Terdaftar
| No. | Pos. | Negara | Pemain |
|---|---|---|---|
| 49 | MF | Inggris | Ethan Nwaneri |
| 53 | FW | Inggris | Miles Lewis-Skelly |
| 63 | DF | Inggris | Josh Nichols |
Prestasi Resmi dan Rekor
Arsenal F.C. adalah salah satu klub sepak bola paling sukses di Inggris dengan rekor trofi Piala FA terbanyak:
Kompetisi Domestik Inggris
- Liga Utama Inggris / Divisi Utama (13 gelar)
* Juara: 1930–31, 1932–33, 1933–34, 1934–35, 1937–38, 1947–48, 1952–53, 1970–71, 1988–89, 1990–91, 1997–98, 2001–02, 2003–04 * Runner-up (11 kali): 1925–26, 1931–32, 1972–73, 1998–99, 1999–2000, 2000–01, 2002–03, 2004–05, 2015–16, 2022–23, 2023–24
- Piala FA (14 gelar — Rekor Pemegang Terbanyak)
* Juara: 1930, 1936, 1950, 1971, 1979, 1993, 1998, 2002, 2003, 2005, 2014, 2015, 2017, 2020 * Runner-up (7 kali): 1927, 1932, 1952, 1972, 1978, 1980, 2001
- Piala Liga Inggris / EFL Cup (2 gelar)
* Juara: 1987, 1993 * Runner-up (6 kali): 1968, 1969, 1988, 2007, 2011, 2018
- FA Community Shield (17 gelar)
* Juara: 1930, 1931, 1933, 1934, 1938, 1948, 1953, 1991*, 1998, 1999, 2002, 2004, 2014, 2015, 2017, 2020, 2023 (*juara bersama) * Runner-up (9 kali): 1935, 1936, 1979, 1989, 1993, 2003, 2005, 2020–21, 2024–25
- Centenary Trophy (1 gelar — Rekor Khusus)
* Juara: 1988
Kompetisi Antarklub Eropa
* Runner-up (1 kali): 2005–06
- Piala Winners UEFA (1 gelar)
* Juara: 1993–94 * Runner-up (2 kali): 1979–80, 1994–95
- Piala Pameran Antar-Kota (1 gelar)
* Juara: 1969–70
* Runner-up (2 kali): 1999–2000, 2018–19
* Runner-up (1 kali): 1994

