Lompat ke isi

Kartu kuning (olahraga)

Dari Wikisporta, ensiklopedia olahraga
Revisi sejak 16 Oktober 2026 01.56 oleh Wikisporta (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '{{SHORTDESC:Hukuman peringatan resmi atau penangguhan sementara dalam berbagai cabang olahraga}} {{Infobox istilah olahraga | Nama = Kartu kuning | image = Referee showing a yellow card.jpg | image_caption = Wasit mengangkat kartu kuning sebagai tanda peringatan kepada atlet yang melanggar dalam cabang olahraga sepak bola. | Olahraga = Berbagai cabang olahraga (multiolahraga) | Nilai_poin = Peringatan resmi atau hukuman ringan | Syarat_sah = Dikeluarkan oleh...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Kartu kuning
Wasit mengangkat kartu kuning sebagai tanda peringatan kepada atlet yang melanggar dalam cabang olahraga sepak bola.
Wasit mengangkat kartu kuning sebagai tanda peringatan kepada atlet yang melanggar dalam cabang olahraga sepak bola.
Aturan Poin
Olahraga Berbagai cabang olahraga (multiolahraga)
Nilai poin Peringatan resmi atau hukuman ringan
Syarat keabsahan Dikeluarkan oleh wasit atau pejabat pertandingan yang berwenang
Mekanisme dan Regulasi
Cara eksekusi Wasit menghentikan permainan dan mengangkat kartu ke udara menghadap pelanggar
Penyebab batal Pembatalan keputusan melalui peninjauan video (bila didukung aturan olahraga tersebut)
Teknologi pembantu Sistem peninjauan video (seperti VAR atau Hawk-Eye)

Dalam berbagai cabang olahraga, kartu kuning adalah sebuah penanda visual berwujud kartu kecil yang digunakan oleh wasit, juri, atau pejabat pertandingan untuk mengomunikasikan bahwa seorang pemain, pelatih, atau anggota tim telah menerima peringatan resmi atau hukuman tingkat sedang. Arti spesifik dan konsekuensi dari kartu kuning sangat bervariasi bergantung pada cabang olahraga yang dimainkan.

Gagasan penggunaan kartu penalti berwarna kuning dan merah pertama kali diusulkan oleh wasit Inggris, Ken Aston, untuk turnamen sepak bola Piala Dunia FIFA 1970. Ide ini terinspirasi dari sistem lampu lalu lintas internasional (kuning berarti peringatan/hati-hati, merah berarti berhenti). Karena efektivitasnya dalam mengatasi kendala bahasa antara wasit dan pemain, sistem kartu kuning kemudian diadopsi secara luas oleh berbagai federasi olahraga di seluruh dunia.