Kaká
| Tanggal lahir | 22 April 1982 (umur 44) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Tempat lahir | Gama, Brasil | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 1,86 m | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Posisi bermain | Gelandang serang | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klub saat ini | Pensiun | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nomor punggung | 22 / 8 / 10 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier junior | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier senior | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tim nasional | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Prestasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Ricardo Izecson dos Santos Leite (lahir 22 April 1982), yang lebih dikenal sebagai Kaká, adalah seorang mantan pemain sepak bola profesional asal Brasil yang bermain sebagai gelandang serang. Secara luas diakui sebagai salah satu gelandang serang terbaik di generasinya, ia terkenal karena akselerasi drible mendatar yang tajam, visi operan tingkat tinggi, tembakan akurat dari luar kotak penalti, serta perilaku profesional yang sangat religius dan santun di dalam maupun di luar lapangan.
Kaká memenangkan penghargaan Ballon d'Or dan Pemain Terbaik Dunia FIFA pada tahun 2007 setelah memimpin AC Milan menjuarai Liga Champions UEFA 2006–07 sebagai pencetak gol terbanyak turnamen. Ia merupakan salah satu dari sedikit pemain dalam sejarah sepak bola yang berhasil menjuarai Piala Dunia FIFA, Liga Champions UEFA, dan memenangkan penghargaan Ballon d'Or.
Kehidupan awal
Ricardo Izecson dos Santos Leite lahir di Gama, Distrik Federal, Brasil, dari pasangan Bosco Izecson Pereira Leite, seorang insinyur sipil, dan Simone dos Santos, seorang guru sekolah dasar. Keluarga Kaká hidup dalam kondisi finansial yang cukup stabil dan mapan, yang tergolong jarang bagi pesepak bola profesional asal Brasil.
Nama panggilannya, "Kaká", berasal dari adiknya, Digão, yang tidak bisa mengucapkan nama "Ricardo" saat masih kecil dan memanggilnya "Cacá", yang kemudian dieja menjadi "Kaká". Pada usia 18 tahun, Kaká mengalami kecelakaan kolam renang yang hampir mengakhiri kariernya akibat patah tulang belakang. Kesembuhan totalnya ia yakini sebagai mukjizat dari Tuhan, yang melandasi selebrasi khas menunjuk ke langit serta kaus terkenal bertuliskan "I Belong to Jesus".
Karier klub
São Paulo
Kaká bergabung dengan akademi muda São Paulo FC pada usia delapan tahun dan melakoni debut tim seniornya pada Januari 2001. Pada musim pertamanya, ia mencetak 12 gol dari 27 pertandingan dan membantu São Paulo menjuarai Torneio Rio-São Paulo.
AC Milan
Pada musim panas 2003, Kaká ditransfer ke klub Serie A A.C. Milan dengan nilai transfer €8,5 juta—sebuah nilai yang kemudian digambarkan oleh pemilik klub Silvio Berlusconi sebagai "sangat murah". Ia dengan cepat menggeser Rivaldo dan Rui Costa untuk menjadi playmaker utama tim di bawah asuhan Carlo Ancelotti.
Di Milan, Kaká mencapai puncak kejayaan kariernya. Pada musim perdananya (2003–04), ia mempersembahkan gelar *Scudetto* Serie A. Puncak pencapaian individunya terjadi pada musim 2006–07, ketika ia mencetak 10 gol di Liga Champions—termasuk penampilan individu legendaris saat mengacak-acak pertahanan Manchester United di semifinal—dan membawa Milan membalas dendam atas Liverpool di partai final untuk merengkuh trofi Champions ketujuh klub.
Real Madrid
Pada Juni 2009, Kaká bergabung dengan Real Madrid dengan rekor transfer dunia saat itu sebesar €67 juta, sebelum akhirnya dipecahkan oleh kepindahan Cristiano Ronaldo beberapa minggu kemudian.
Meskipun kariernya di Madrid diwarnai oleh serangkaian cedera lutut dan pangkal paha, Kaká mencatatkan 29 gol dan 32 assist dalam 120 pertandingan resmi. Ia mempersembahkan satu gelar Copa del Rey (2010–11) dan satu gelar La Liga (2011–12) di bawah asuhan José Mourinho.
Kembali ke Milan dan Orlando City
Setelah kembali ke AC Milan untuk satu musim pada 2013–14 di mana ia mencetak gol pertamanya yang ke-100 untuk Rossoneri, Kaká pindah ke Amerika Serikat untuk menjadi pemain bintang (*designated player*) pertama klub MLS, Orlando City SC, sebelum akhirnya resmi pensiun dari dunia sepak bola pada Desember 2017.
Karier internasional
Kaká melakoni debut seniornya untuk tim nasional sepak bola Brasil pada Januari 2002 melawan Bolivia.
Ia masuk dalam skuad Seleção yang menjuarai Piala Dunia FIFA 2002 di Korea-Jepang pada usia 20 tahun, tampil selama 25 menit dalam pertandingan penyisihan grup melawan Kosta Rika. Kaká menjadi figur sentral Brasil pada Piala Dunia FIFA 2006 dan Piala Dunia FIFA 2010, di mana ia menjadi penyedia assist terbanyak di turnamen 2010. Ia juga membawa Brasil menjuarai dua edisi Piala Konfederasi FIFA (2005 dan 2009), serta terpilih sebagai Pemain Terbaik Turnamen pada edisi 2009. Saat pensiun dari tim nasional, ia telah mengumpulkan 92 penampilan dan 29 gol.
Statistik karier
Klub
| Klub | Musim | Liga Domestik | Piala Domestik | Kontinental | Lainnya | Total | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Divisi | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | ||
| São Paulo | 2001 | Série A | 27 | 12 | 7 | 1 | 5 | 1 | 11 | 4 | 50 | 18 |
| 2002 | 22 | 10 | 9 | 1 | 0 | 0 | 15 | 11 | 46 | 22 | ||
| 2003 | 10 | 1 | 5 | 0 | 0 | 0 | 7 | 5 | 22 | 6 | ||
| Total São Paulo (1) | 59 | 23 | 21 | 2 | 5 | 1 | 33 | 20 | 118 | 46 | ||
| Milan | 2003–2004 | Serie A | 30 | 10 | 4 | 0 | 10 | 4 | 1 | 0 | 45 | 14 |
| 2004–2005 | 36 | 7 | 1 | 0 | 13 | 2 | 1 | 0 | 51 | 9 | ||
| 2005–2006 | 35 | 14 | 2 | 0 | 12 | 5 | 0 | 0 | 49 | 19 | ||
| 2006–2007 | 31 | 8 | 2 | 0 | 15 | 10 | 0 | 0 | 48 | 18 | ||
| 2007–2008 | 30 | 15 | 0 | 0 | 8 | 2 | 3 | 2 | 41 | 19 | ||
| 2008–2009 | 31 | 16 | 1 | 0 | 4 | 0 | 0 | 0 | 36 | 16 | ||
| Total Milan (1) | 193 | 70 | 10 | 0 | 62 | 23 | 5 | 2 | 270 | 95 | ||
| Real Madrid | 2009–2010 | La Liga | 25 | 8 | 1 | 0 | 7 | 1 | 0 | 0 | 33 | 9 |
| 2010–2011 | 14 | 7 | 3 | 0 | 3 | 0 | 0 | 0 | 20 | 7 | ||
| 2011–2012 | 27 | 5 | 4 | 0 | 8 | 3 | 1 | 0 | 40 | 8 | ||
| 2012–2013 | 19 | 3 | 2 | 0 | 6 | 2 | 0 | 0 | 27 | 5 | ||
| Total Real Madrid | 85 | 23 | 10 | 0 | 24 | 6 | 1 | 0 | 120 | 29 | ||
| Milan | 2013–2014 | Serie A | 30 | 7 | 1 | 0 | 6 | 2 | 0 | 0 | 37 | 9 |
| São Paulo (pinjaman) | 2014 | Série A | 19 | 2 | 0 | 0 | 5 | 1 | 0 | 0 | 24 | 3 |
| Orlando City | 2015 | MLS | 28 | 9 | 2 | 1 | — | 0 | 0 | 30 | 10 | |
| 2016 | 24 | 9 | 0 | 0 | — | 0 | 0 | 24 | 9 | |||
| 2017 | 23 | 6 | 1 | 0 | — | 0 | 0 | 24 | 6 | |||
| Total Orlando City | 75 | 24 | 3 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 78 | 25 | ||
| Total Karier | 461 | 149 | 45 | 3 | 102 | 33 | 39 | 22 | 647 | 207 | ||