Gajah (catur)

Buah catur minor dalam permainan catur yang bergerak secara diagonal sejauh mungkin
Revisi sejak 27 Oktober 2026 19.35 oleh Wikisporta (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '{{SHORTDESC:Buah catur minor dalam permainan catur yang bergerak secara diagonal sejauh mungkin}} {{Infobox buah catur | Nama = Gajah (Bishop) | image = Chess blt45.svg | image_caption = Ilustrasi buah catur Gajah bergaya Staunton konvensional. | Simbol = ♗ ♝ | Jumlah = 2 buah per pemain | Petak = Petak c1 dan f1 (untuk putih), serta c8 dan f8 (untuk hitam) | Gerakan = Sejauh mungkin secara diagonal | Nilai = 3 poin }} '''Gajah''' (bahasa Inggris: ''Bishop''...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Gajah (bahasa Inggris: Bishop, simbol Unicode: ♗, ♝) adalah salah satu buah catur minor dalam permainan catur. Setiap pemain memulai permainan dengan dua buah Gajah, yang masing-masing bergerak secara eksklusif pada jalur diagonal dengan warna petak yang tetap sepanjang permainan.

Gajah (Bishop)
Ilustrasi buah catur Gajah bergaya Staunton konvensional.
Ilustrasi buah catur Gajah bergaya Staunton konvensional.
Simbol Unicode ♗ ♝
Jumlah awal 2 buah per pemain
Petak awal Petak c1 dan f1 (untuk putih), serta c8 dan f8 (untuk hitam)
Pola gerakan Sejauh mungkin secara diagonal
Nilai relatif 3 poin

Posisi Awal dan Tampilan

sunting

Pada permulaan partai catur, masing-masing pemain memiliki dua buah Gajah. Untuk pemain putih, Gajah diletakkan di petak c1 (petak terang) dan f1 (petak gelap); sedangkan untuk pemain hitam, diletakkan di petak c8 (petak gelap) dan f8 (petak terang).

Dalam set desain Staunton, bentuk fisik Gajah digambarkan dengan tinggi yang sedang, bermahkota bundar, serta memiliki celah atau irisan miring di bagian kepalanya, yang dalam tradisi historis Eropa melambangkan topi mitra uskup (bishop).

Pola Pergerakan

sunting

Gajah dapat melangkah sejauh apa pun secara diagonal, dengan cakupan ke keempat arah sudut papan (maju-kiri, maju-kanan, mundur-kiri, atau mundur-kanan).

Karakteristik unik dari Gajah adalah bahwa ia **tidak pernah dapat berpindah warna petak** selama permainan berlangsung. Karena papan catur memiliki petak terang dan gelap yang berselang-seling, seorang pemain selalu memiliki satu **Gajah petak terang** (light-squared bishop) dan satu **Gajah petak gelap** (dark-squared bishop). Gajah tidak dapat melompati buah catur lain di depannya; jalurnya terhalang apabila terdapat buah lain yang menduduki petak di jalur diagonal tersebut.

Nilai Strategis

sunting

Dalam sistem penilaian material catur standar, Gajah diberi nilai relatif sebesar **3 poin**, setara dengan nilai sebuah Kuda. Meskipun nilainya sama, karakteristik pergerakan keduanya sangat berbeda:

  • Pasangan Gajah (Bishop pair): Memiliki kedua Gajah secara bersamaan di akhir permainan dianggap sebagai keunggulan strategis yang signifikan, karena sepasang Gajah dapat saling melengkapi untuk mengontrol petak terang sekaligus petak gelap di seluruh penjuru papan.
  • Gajah badung (Bad bishop): Istilah untuk kondisi di mana Gajah milik seorang pemain terhalang oleh pion-pionnya sendiri yang diletakkan pada warna petak yang sama dengan jalur pergerakan Gajah tersebut, sehingga mobilitasnya sangat terbatas.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting