Ini adalah Artikel yang memenuhi kriteria penghapusan cepat, tetapi tidak ada alasan yang diberikan untuk memenuhinya. Pastikan bahwa alasan Anda telah memenuhi salah satu syarat KPC. Ganti tag dengan {{db|1=alasan Anda}}. NA
Jika artikel ini tidak memenuhi syarat KPC, atau Anda ingin memperbaikinya, silakan hapus pemberitahuan ini, tetapi tidak dibenarkan menghapus pemberitahuan ini dari halaman yang Anda buat sendiri. Jika Anda membuat halaman ini tetapi Anda tidak setuju, Anda boleh mengeklik tombol di bawah ini dan menjelaskan mengapa Anda tidak setuju halaman itu dihapus. Kemudian, silakan tambahkan {{Tunda KPC}} di paling atas halaman tanpa menghapus tag ini. Jika sudah, silakan kunjungi halaman pembicaraan untuk memeriksa jika sudah menerima tanggapan pesan Anda.
- Jangan lupa tambahkan
{{Tunda KPC}} di paling atas halaman jika Anda mempertentangkan penghapusan halaman ini.
Ingat bahwa artikel ini dapat dihapus kapan saja jika sudah tidak diragukan lagi memenuhi kriteria penghapusan cepat, atau penjelasan dikirim ke halaman pembicaraan Anda tidak cukup meyakinkan kami.
- Kepada nominator: Tempatkan templat:
{{subst:db-reason-notice|Aziz Calim|header=1|tidak ada alasan yang diberikan}} ~~~~
- pada halaman pembicaraan pembuat/pengunggah.
Templat:Hang on/notice3
Pengurus: periksa pranala balik, riwayat (beda), dan catatan sebelum dihapus. Periksa di Google.
Halaman ini terakhir disunting oleh ~2026-8 (kontribusi | log) pada 07:17, 21 Oktober 2026 (UTC) (4 hari lalu)
Tokoh dalam artikel adalah tokoh Indonesia yang merupakan keturunan campuran Filipina dari ayahnya dan Jawa Tengah dari ibunya.
Abdul Aziz Calim[1] (lahir 10 Oktober 1997)[2], lebih dikenal secara profesional dengan nama Aziz Calim, dengan julukan "The Krauser"[3], adalah seorang atlet profesional olahraga tempur berkebangsaan Indonesia yang mengukir prestasi di kancah nasional maupun internasional dalam kickboxing dan MMA.[4][5]
Aziz dikenal sebagai salah satu petarung ulet di kelasnya berkat teknik perpaduan pukulan yang cepat, ketahanan mental yang luar biasa, serta determinasi tinggi di atas matras maupun ring. Ia menempa kemampuan bela dirinya di bawah naungan sasana ternama Han Academy di Solo.[butuh rujukan]
Kehidupan awal dan latar belakang
Aziz lahir di Jeddah, Arab Saudi, dari pasangan ayah berdarah Filipina yang merupakan seorang praktisi karate dan ibu yang berasal dari Solo, Jawa Tengah, Indonesia. Pengaruh sang ayah membuat Aziz sudah diperkenalkan dengan dasar-dasar seni bela diri fisik sejak usia dini.
Setelah tumbuh dewasa, Aziz memilih menetap di Kota Solo untuk memperdalam ilmu bela diri secara profesional. Ia bergabung dengan sasana Han Academy di bawah bimbingan pelatih senior Yohan Mulia Legowo, tempat ia mengasah kombinasi teknik striking serta kuncian lantai. Julukan ringnya, "The Krauser", terinspirasi dari karakter Jack Krauser dalam seri permainan video Resident Evil.
Karier dan Prestasi
One Pride MMA dan ONE Championship
Aziz memulai karier MMA profesionalnya pada tahun 2016 di ajang One Pride MMA. Dengan teknik pukulan cepat dan kuncian yang solid, ia mencatatkan beberapa kemenangan penting, termasuk mengalahkan Reno Arizona dan Dede Barabas.
Performa impresifnya di tingkat nasional membawa Aziz dikontrak oleh organisasi MMA terbesar di Asia, ONE Championship, pada akhir 2018. Dalam debutnya di ONE Championship: Eternal Glory (2019), Aziz mencetak kemenangan spektakuler lewat kuncian rear-naked choke di ronde pertama atas Adi Paryanto.
Medali Emas SEA Games (2023)
Pada bulan Mei 2023, Aziz mewakili kontingen Indonesia dalam ajang SEA Games 2023 di Phnom Penh, Kamboja. Tampil pada cabang olahraga kickboxing, Aziz berhasil menembus babak final dan mengamankan medali emas untuk Indonesia, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu striker papan atas di Asia Tenggara.
Kejayaan di Byon Combat
Pada akhir tahun 2024, Aziz bertransisi ke ajang hiburan olahraga tempur Byon Combat.
- Byon Combat Showbiz Vol. 4 (2024): Aziz melakukan debutnya melawan petarung internasional asal Malaysia, Ezmir Danial, dan berhasil mengamankan kemenangan dominan.
- Byon Combat Showbiz Vol. 5 (2025): Aziz dipatok menjadi partai utama menghadapi petarung bintang Kkajhe untuk memperebutkan sabuk National Kickstriking Title (kelas 61 kg). Dalam pertarungan 5 ronde yang sengit di Tennis Indoor Senayan, Aziz tampil sangat tenang dan sukses menjatuhkan Kkajhe pada ronde kedua, sebelum akhirnya dinyatakan menang lewat keputusan angka mutlak dan menobatkan dirinya sebagai juara nasional Byon Combat.
Internasional dan event resmi
- Meraih Medali Emas SEA Games dengan menyandang Juara 1 pada tahun 2023 di Kamboja[6] dan Thailand[7][8]
Berhasil meraih medali emas untuk Indonesia pada cabang olahraga Kickboxing nomor kick light kelas 63 kg putra[9]
- Juara Tashkent Open 2025 International Kickboxing Tournament di Uzbekistan[10][11]
Meraih podium pertama dan menyabet gelar juara pada nomor kick light senior men -63kg di kancah internasional.
- Peringkat 6× Juara 1 Karate di Arab Saudi
Sebelum berkarier di Indonesia, ia tumbuh di Jeddah dan mendominasi kejuaraan karate junior lokal di sana sebanyak 6 kali.
- Meraih Sabuk Juara Kickstriking Nasional 61 Kg di Byon Combat Showbiz 5[12]
Menjadi juara utama di kelas 61kg setelah mengalahkan petarung tangguh Kkajhe lewat keputusan mutlak unanimous decision dari juri setelah duel sengit selama 5 ronde.
- Sabuk ICB National dan Sabuk GFC (Garuda Fight Championship Series 2)
Menjadi pemegang pertama sabuk ICB (Indonesian Combat Board) National sekaligus menyapu bersih sabuk GFC.
- Petarung Internasional di ONE Championship (2018–2021)
Di MMA terbesar di Asia, dia mewakili Indonesia dengan catatan kemenangan submission yang impresif (salah satunya mengunci kemenangan rear-naked choke atas Adi Paryanto di ONE: Eternal Glory).
- Meraih Sabuk ASTA MMA Gold Belt Champion
Meraih sabuk emas dalam turnamen yang diadakan oleh Asosiasi Seni Tarung Tradisional (ASTA) Indonesia.
Tingkat regional dan nasional
- Meraih Medali Emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut
- Meraih Medali Emas National Championship dan Central Java Champion.
Rekor pertandingan internasional
| Hasil |
Rekor |
Lawan |
Negara |
Ajang |
Metode |
Ronde |
Waktu |
Tanggal
|
| ✔ Menang |
6–5 |
Rully Ramly Karame |
 |
One Pride MMA 78 |
Kuncian (Brabo Choke) |
1 |
1:56 |
11 Mei 2024
|
| ✘ Kalah |
5–5 |
Roshan Mainam Luwang |
 |
ONE Championship: Fists of Fury 3 |
Kuncian (Rear-Naked Choke) |
1 |
2:45 |
26 Feb 2021
|
| ✘ Kalah |
5–4 |
Ryuto Sawada |
 |
ONE Championship: Dreams of Gold |
Kuncian (Rear-Naked Choke) |
1 |
1:09 |
16 Agu 2019
|
| ✔ Menang |
5–3 |
Adi Paryanto |
 |
ONE Championship: Eternal Glory |
Kuncian (Rear-Naked Choke) |
1 |
4:40 |
19 Jan 2019
|
| ✘ Kalah |
4–3 |
Adrian Mattheis |
 |
ONE Championship: Warrior's Dream |
Kuncian (Guillotine Choke) |
2 |
0:57 |
17 Nov 2018
|
| ✔ Menang |
4–2 |
Dede Barabas |
 |
One Pride MMA Fight Night 18 |
Keputusan Mutlak (UD) |
3 |
5:00 |
7 Apr 2018
|
| ✘ Kalah |
3–2 |
Adi Rominto Manurung |
 |
One Pride MMA Fight 14 |
TKO (Leg Kicks) |
2 |
3:41 |
4 Nov 2017
|
| ✔ Menang |
3–1 |
Harinto Jaya |
 |
One Pride MMA Fight 12 |
Keputusan Mutlak (UD) |
3 |
3:00 |
9 Sep 2017
|
| ✘ Kalah |
2–1 |
Rully Ramly Karame |
 |
One Pride MMA Fight Night 8 |
TKO (Leg Kick) |
3 |
0:24 |
18 Mar 2017
|
| ✔ Menang |
2–0 |
Wahyudi Wahyudi |
 |
One Pride MMA Fight Night 7 |
Kuncian (Guillotine Choke) |
1 |
2:12 |
3 Des 2016
|
| ✔ Menang |
1–0 |
Reno Arizona |
 |
One Pride MMA Fight Night 4 |
Keputusan Mutlak (UD) |
3 |
5:00 |
10 Sep 2016
|
Referensi
{{#related: Kkajhe}}
{{#related: Jaden Bahtera}}
{{#related: Byon Combat}}