Real Madrid C.F.
|
Lambang resmi Real Madrid C.F.
|
|
| Nama lengkap | Real Madrid Club de Fútbol |
|---|---|
| Nama singkat | RM, RMD |
| Julukan | Los Blancos, Los Merengues, Los Vikingos |
| Motto | ¡Hala Madrid! y nada más (Majulah Madrid! dan tidak ada yang lain) |
| Berdiri | 6 Maret 1902 (124 tahun yang lalu) |
| Pendiri | Julián Palacios, Juan Padrós, dan Carlos Padrós |
| Stadion utama | Stadion Santiago Bernabéu |
| Kapasitas | 85.000 |
| Presiden | Florentino Pérez |
| Wakil Presiden | Fernando Fernández Tapias |
| Direktur olahraga | Santiago Solari |
| Pelatih kepala | Carlo Ancelotti |
| Kapten tim | Luka Modrić |
| Liga | La Liga |
| Posisi La Liga 2024–2025 | Juara |
| Kelompok suporter | Grada de Animación, Ultras Sur (historis), Penyes |
| Rival utama | FC Barcelona (El Clásico), Atlético Madrid (Derbi Madrid) |
| Akademi muda | La Fábrica |
| Tim cadangan | Real Madrid Castilla |
| Penyedia kostum | Adidas |
| Sponsor utama | Fly Emirates |
| Ringkasan Prestasi Utama | |
π
|
|
| Pemain Legendaris Utama | |
π
|
|
| Situs web | realmadrid.com |
Real Madrid Club de Fútbol (pengucapan bahasa Spanyol: [reˈal maˈðɾið ˈkluβ ðe ˈfuðβol]), umumnya dikenal sebagai Real Madrid atau Los Blancos, adalah sebuah klub sepak bola profesional Spanyol yang berbasis di kota Madrid. Didirikan pada 6 Maret 1902 dengan nama Madrid Football Club, klub ini secara tradisional mengenakan seragam kandang berwarna putih sejak pertama kali berdiri. Gelar bangsawan Real (Kerajaan) beserta mahkota pada lambang klub dianugerahkan oleh Raja Alfonso XIII pada tahun 1920.
Tidak seperti kebanyakan klub sepak bola di Eropa, Real Madrid dimiliki dan dikelola secara penuh oleh para anggotanya sendiri yang terdaftar secara resmi yang disebut socios. Real Madrid merupakan klub olahraga bernilai tertinggi di dunia dan salah satu tim dengan basis pendukung global terbesar. Klub ini adalah salah satu dari tiga anggota pendiri La Liga yang tidak pernah terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Spanyol sejak kompetisi dimulai pada tahun 1929, bersama dengan FC Barcelona dan Athletic Bilbao.
Sejarah
Pendirian dan Tahun-Tahun Awal (1897–1945)
Akar sejarah Real Madrid bermula ketika olahraga sepak bola diperkenalkan di kota Madrid oleh para akademisi dan mahasiswa dari Institución Libre de Enseñanza, yang mendirikan Foot-Ball Sky pada tahun 1897. Konflik internal menyebabkan perpecahan yang melahirkan Madrid Football Club pada 6 Maret 1902 di bawah pimpinan Julián Palacios serta bersaudara Juan Padrós dan Carlos Padrós.
Klub meraih gelar Copa del Rey perdananya empat kali berturut-turut dari tahun 1905 hingga 1908. Pada 29 Juni 1920, Raja Alfonso XIII memberikan anugerah gelar "Real" (Kerajaan) kepada klub. Saat liga nasional La Liga resmi digulirkan pada tahun 1929, Real Madrid menjadi salah satu peserta perdana dan meraih gelar liga pertamanya pada musim 1931–1932 tanpa menderita satu pun kekalahan.
Era Santiago Bernabéu dan Kejayaan Eropa (1945–1978)
Santiago Bernabéu Yeste terpilih sebagai presiden klub pada tahun 1943 dan memulai restrukturisasi total institusi. Ia memprakarsai pembangunan stadion baru di Chamartín yang dibuka pada tahun 1947 (kelak dinamai Stadion Santiago Bernabéu) serta meresmikan kompleks latihan Ciudad Deportiva. Bernabéu juga memelopori strategi merekrut pemain-pemain berbakat internasional kelas dunia.
Di bawah kepemimpinan Bernabéu dan kehadiran legenda seperti Alfredo Di Stéfano, Ferenc Puskás, Paco Gento, dan Raymond Kopa, Real Madrid mendominasi panggung sepak bola dunia. Klub mencatatkan rekor fenomenal dengan memenangkan lima edisi pertama Piala Champions Eropa secara berturut-turut dari tahun 1956 hingga 1960, termasuk kemenangan ikonik 7–3 atas Eintracht Frankfurt di partai final tahun 1960.
Era Quinta del Buitre dan Dream Team Domestik (1980–1990)
Pada pertengahan dekade 1980-an, Real Madrid melahirkan generasi emas pemain binaan akademi lokal La Fábrica yang dikenal sebagai La Quinta del Buitre (Kuintet Burung Bangkai), dipimpin oleh penyerang Emilio Butragueño, bersama Míchel, Manolo Sanchís, Martín Vázquez, dan Miguel Pardeza.
Generasi ini, yang diperkuat penyerang Hugo Sánchez, membawa Real Madrid memenangkan dua gelar Piala UEFA berturut-turut pada tahun 1985 dan 1986, serta mendominasi sepak bola Spanyol dengan menjuarai La Liga lima musim berturut-turut dari musim 1985–1986 hingga 1989–1990.
Era Galácticos dan Kemenangan Eropa Lanjutan (1998–2018)
Setelah menanti selama 32 tahun, Real Madrid kembali merengkuh gelar Liga Champions UEFA ketujuhnya pada tahun 1998 di bawah arahan pelatih Jupp Heynckes, disusul gelar kedelapan pada tahun 2000. Pengangkatan Florentino Pérez sebagai presiden pada tahun 2000 mengawali proyek megabintang yang dikenal sebagai era Galácticos, dengan mendatangkan pemain-pemain terbaik dunia seperti Luís Figo, Zinedine Zidane, Ronaldo Nazário, dan David Beckham.
Era baru Galácticos kedua dimulai pada tahun 2009 dengan kedatangan Cristiano Ronaldo, Kaka, Karim Benzema, dan Xabi Alonso. Di bawah arahan pelatih Carlo Ancelotti, klub memenangkan gelar Liga Champions ke-10 pada tahun 2014. Selanjutnya, di bawah manajemen Zinedine Zidane, Real Madrid mengukir rekor sejarah modern dengan memenangkan tiga gelar Liga Champions UEFA berturut-turut pada tahun 2016, 2017, dan 2018.
Era Konsolidasi dan Kembalinya Dominasi (2019–Sekarang)
Di bawah periode kedua kepelatihan Carlo Ancelotti, Real Madrid menambah koleksi trofi Eropa dengan memenangkan Liga Champions ke-14 pada tahun 2022 dan ke-15 pada tahun 2024. Pembangunan kembali secara komprehensif atas Stadion Santiago Bernabéu menjadikannya salah satu arena olahraga paling modern di dunia.
Identitas dan Kebudayaan
- Lambang: Lambang klub terdiri dari lingkaran dengan huruf 'MCF' (Madrid Club de Fútbol) bergaya jalinan berwarna biru di atas latar putih, dengan pita biru miring khas Kastilia. Di bagian atas mahkota kerajaan menandai gelar bangsawan Real.
- Warna Seragam: Warna seragam tradisional Real Madrid adalah serba putih sejak pertama kali didirikan, yang terinspirasi oleh seragam klub Inggris Corinthian F.C.
- Slogan: Lagu kebangsaan resmi klub adalah "¡Hala Madrid! y nada más" yang diciptakan oleh RedOne dan Manuel Jabois pada tahun 2014.
Stadion dan Fasilitas
- Stadion Santiago Bernabéu: Diresmikan pada 14 Desember 1947 dan berkapasitas sekitar 85.000 penonton. Proyek renovasi modernisasi melengkapi stadion ini dengan atap yang dapat ditutup penuh serta lapangan yang dapat disimpan di bawah tanah.
- Ciudad Real Madrid: Kompleks fasilitas olahraga dan akademi sepak bola klub yang berlokasi di Valdebebas, dekat Bandara Barajas.
- La Fábrica: Nama akademi regenerasi pemain muda Real Madrid yang menghasilkan ratusan pemain profesional di seluruh dunia.
Rivalitas Utama
- El Clásico: Persaingan olahraga paling populer di dunia melawan FC Barcelona. Persaingan ini mencerminkan persaingan historis, kebudayaan, dan sosiopolitik antara pusat Spanyol (Madrid) dan wilayah Katalonia.
- Derbi Madrid: Pertandingan derbi lokal sengit melawan rival sekota, Atlético Madrid.
Pemain Legendaris Utama
Berikut adalah daftar pemain paling berpengaruh dalam sejarah Real Madrid berdasarkan kontribusi era, posisi, dan kewarganegaraan:
| Nama Pemain | Negara Asal | Posisi Bermain | Periode di Klub | Ringkasan Pencapaian / Peran |
|---|---|---|---|---|
| Alfredo Di Stéfano | Argentina / Spanyol | Penyerang | 1953–1964 | Ikon terbesar klub, memenangkan 5 Piala Champions Eropa berturut-turut dan 2 Ballon d'Or. |
| Paco Gento | Spanyol | Penyerang Sayap | 1953–1971 | Satu-satunya pemain dalam sejarah sepak bola yang memenangkan 6 Piala Champions Eropa. |
| Ferenc Puskás | Hungaria / Spanyol | Penyerang | 1958–1966 | Pencetak gol luar biasa, memenangkan 3 Piala Champions Eropa dan 4 gelar Pichichi. |
| Raymond Kopa | Prancis | Gelandang Serang | 1956–1959 | Pilar trio penyerang maut era 1950-an dan pemenang Ballon d'Or 1958. |
| Emilio Butragueño | Spanyol | Penyerang | 1984–1995 | Pemimpin era *Quinta del Buitre* yang memenangkan 5 gelar La Liga berturut-turut. |
| Hugo Sánchez | Meksiko | Penyerang | 1985–1992 | Striker legendaris pemenang 4 Sepatu Emas La Liga (Pichichi) berturut-turut di klub. |
| Fernando Hierro | Spanyol | Bek Tengah | 1989–2003 | Kapten dan bek tengah produktif yang memenangkan 3 Liga Champions UEFA. |
| Raúl González | Spanyol | Penyerang | 1994–2010 | Pangeran Madrid, mencetak 323 gol dan memenangkan 3 Liga Champions UEFA. |
| Iker Casillas | Spanyol | Penjaga Gawang | 1999–2015 | Kiper legendaris (*San Iker*), memenangkan 3 Liga Champions UEFA dan 19 trofi di klub. |
| Zinedine Zidane | Prancis | Gelandang Serang | 2001–2006 | Pencetak gol voli ikonik di Final Liga Champions 2002 dan kelak melatih klub meraih 3 UCL berturut-turut. |
| Ronaldo Nazário | Brasil | Penyerang | 2002–2007 | Bintang era *Galácticos*, memenangkan Ballon d'Or 2002 dan Pichichi La Liga. |
| Roberto Carlos | Brasil | Bek Sayap | 1996–2007 | Bek kiri terbaik sepanjang masa klub dengan tendangan amat keras, memenangkan 3 UCL. |
| Cristiano Ronaldo | Portugal | Penyerang | 2009–2018 | Pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub (450 gol dalam 438 laga) dan pemenang 4 Ballon d'Or di klub. |
| Sergio Ramos | Spanyol | Bek Tengah | 2005–2021 | Kapten karismatik, pencetak gol penyelamat di Final UCL 2014 dan pemenang 22 trofi. |
| Luka Modrić | Kroasia | Gelandang Tengah | 2012–sekarang | Maestro lini tengah, pemenang Ballon d'Or 2018 dan pemenang 6 Liga Champions UEFA. |
| Karim Benzema | Prancis | Penyerang | 2009–2023 | Pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa klub, pemenang Ballon d'Or 2022 dan 5 UCL. |
Skuad Utama Musim Ini
Pemain Tim Utama
| No. | Pos. | Negara | Pemain |
|---|---|---|---|
| 1 | GK | Belgia | Thibaut Courtois |
| 2 | DF | Spanyol | Dani Carvajal |
| 3 | DF | Brasil | Éder Militão |
| 4 | DF | Austria | David Alaba |
| 5 | MF | Inggris | Jude Bellingham |
| 6 | MF | Prancis | Eduardo Camavinga |
| 7 | FW | Brasil | Vinícius Júnior |
| 8 | MF | Uruguay | Federico Valverde |
| 9 | FW | Prancis | Kylian Mbappé |
| 10 | MF | Kroasia | Luka Modrić (kapten) |
| 11 | FW | Brasil | Rodrygo |
| 13 | GK | Ukraina | Andriy Lunin |
| 14 | MF | Prancis | Aurélien Tchouaméni |
| 15 | MF | Turki | Arda Güler |
| 16 | FW | Brasil | Endrick |
| 17 | DF | Spanyol | Lucas Vázquez |
| 18 | DF | Spanyol | Jesús Vallejo |
| 19 | MF | Spanyol | Dani Ceballos |
| 20 | DF | Spanyol | Fran García |
| 21 | FW | Brahim Díaz | Brahim Díaz |
| 22 | DF | Jerman | Antonio Rüdiger |
| 23 | DF | Prancis | Ferland Mendy |
Pemain Akademia / Cadangan Terdaftar
| No. | Pos. | Negara | Pemain |
|---|---|---|---|
| 26 | GK | Spanyol | Fran González |
| 31 | DF | Spanyol | Jacobi Ramón |
| 35 | DF | Spanyol | Raúl Asencio |
| 39 | MF | Spanyol | Chema Andrés |
Prestasi Resmi dan Rekor
Real Madrid C.F. diakui oleh FIFA sebagai "Klub Terbaik Abad ke-20" dan memegang rekor trofi internasional terbanyak dalam sejarah sepak bola:
Kompetisi Domestik Spanyol
- La Liga (36 gelar — Rekor Pemegang Terbanyak)
- Juara: 1931–32, 1932–33, 1953–54, 1954–55, 1956–57, 1957–58, 1960–61, 1961–62, 1962–63, 1963–64, 1964–65, 1966–67, 1967–68, 1968–69, 1971–72, 1974–75, 1975–76, 1977–78, 1978–79, 1979–80, 1985–86, 1986–87, 1987–88, 1988–89, 1989–90, 1994–95, 1996–97, 2000–01, 2002–03, 2006–07, 2007–08, 2011–12, 2016–17, 2019–20, 2021–22, 2023–24
- Runner-up (25 kali): 1929, 1933–34, 1934–35, 1935–36, 1941–42, 1944–45, 1958–59, 1959–60, 1965–66, 1970–71, 1980–81, 1982–83, 1983–84, 1991–92, 1992–93, 1998–99, 2004–05, 2005–06, 2008–09, 2009–10, 2010–11, 2012–13, 2014–15, 2015–16, 2020–21
- Copa del Rey (20 gelar)
- Juara: 1905, 1906, 1907, 1908, 1917, 1934, 1936, 1946, 1947, 1962, 1970, 1974, 1975, 1980, 1982, 1989, 1993, 2011, 2014, 2023
- Runner-up (20 kali): 1903, 1916, 1918, 1924, 1929, 1930, 1933, 1940, 1943, 1958, 1960, 1961, 1968, 1979, 1983, 1990, 1992, 2002, 2004, 2013
- Supercopa de España (13 gelar)
- Juara: 1988, 1989, 1990, 1993, 1997, 2001, 2003, 2008, 2012, 2017, 2020, 2022, 2024
- Runner-up (6 kali): 1982, 1995, 2007, 2011, 2014, 2023
- Copa de la Liga (1 gelar)
- Juara: 1985
- Runner-up (1 kali): 1983
- Copa Eva Duarte (1 gelar)
- Juara: 1947
Kompetisi Antarklub Eropa
- Liga Champions UEFA (15 gelar — Rekor Pemegang Terbanyak)
- Piala UEFA / Liga Eropa UEFA (2 gelar)
- Juara: 1984–85, 1985–86
- Piala Super UEFA (6 gelar — Rekor Pemegang Terbanyak)
- Juara: 2002, 2014, 2017, 2022, 2024
- Runner-up (3 kali): 1998, 2000, 2018
- Piala Winners UEFA
- Runner-up (2 kali): 1970–71, 1982–83
- Copa Latina (2 gelar — Rekor Bersama)
- Juara: 1955, 1957
Kompetisi Antarklub Dunia
- Piala Interkontinental (3 gelar — Rekor Bersama)
- Juara: 1960, 1998, 2002
- Runner-up (2 kali): 1966, 2000
Kompetisi Regional
- Campeonato Regional Centro (23 gelar — Rekor Pemegang Terbanyak)
- Juara: 1903, 1905, 1906, 1907, 1908, 1913, 1916, 1917, 1918, 1920, 1922, 1923, 1924, 1926, 1927, 1929, 1930, 1931, 1932, 1933, 1934, 1935, 1936
- Copa Mancomunado (5 gelar — Rekor Pemegang Terbanyak)
- Juara: 1931–32, 1932–33, 1933–34, 1934–35, 1935–36
Referensi