Edwin van der Sar
|
Edwin van der Sar saat membela Manchester United pada tahun 2011
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tanggal lahir | 29 Oktober 1970 (umur 55) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Tempat lahir | Voorhout, Belanda | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 1,97 m | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Posisi bermain | Penjaga gawang | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klub saat ini | Pensiun | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nomor punggung | 1 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier junior | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier senior | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tim nasional | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Prestasi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Edwin van der Sar (lahir 29 Oktober 1970) adalah seorang mantan penjaga gawang profesional asal Belanda. Dikenal berkat posturnya yang sangat tinggi, ketenangan yang luar biasa di bawah tekanan, refleks tajam, serta kemampuan distribusi bola dengan kaki yang memelopori peran penjaga gawang modern, ia secara luas dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terhebat dalam sejarah sepak bola.
Van der Sar merupakan satu dari sedikit pemain yang berhasil memenangkan Liga Champions UEFA bersama dua klub berbeda, yaitu bersama Ajax pada tahun 1995 dan Manchester United pada tahun 2008. Pada musim 2008–09 bersama Manchester United, ia mencatatkan rekor dunia tanpa kebobolan (*clean sheet*) terlama selama 1.311 menit di liga domestik. Di level internasional, ia pernah menjadi pemain dengan penampilan terbanyak (*caps*) sepanjang sejarah tim nasional sepak bola Belanda.
Kehidupan awal
Edwin van der Sar lahir di Voorhout, Belanda. Ia memulai karier sepak bola masa kecilnya di klub amatir lokal Foreholte dan VV Noordwijk.
Bakatnya yang luar biasa menarik perhatian Louis van Gaal, yang saat itu menjabat sebagai asisten pelatih di AFC Ajax, hingga akhirnya van der Sar direkrut oleh akademi muda Ajax pada tahun 1990 di usia 19 tahun.
Karier klub
Ajax
Van der Sar menembus tim senior Ajax di bawah asuhan Louis van Gaal dan menjadi penjaga gawang utama dalam generasi emas klub pertengahan 1990-an. Ia memenangkan empat gelar Eredivisie, Piala UEFA 1992, dan puncak prestasinya terjadi saat menjuarai Liga Champions UEFA 1994–95 setelah mengalahkan AC Milan di partai final.
Juventus dan Fulham
Pada tahun 1999, Van der Sar pindah ke Italia untuk bergabung dengan Juventus, menjadikannya penjaga gawang non-Italia pertama dalam sejarah klub. Setelah dua musim di Turin, kedatangan Gianluigi Buffon membuatnya memutuskan pindah ke Liga Utama Inggris untuk bergabung dengan Fulham pada tahun 2001.
Selama empat musim di London Barat, ia mencatatkan 127 penampilan liga dan membawa Fulham menjuarai Piala Intertoto UEFA 2002.
Manchester United
Pada Juni 2005, di usia 34 tahun, Van der Sar ditransfer ke Manchester United dengan nilai transfer £2 juta di bawah asuhan pelatih Alex Ferguson. Kepindahan ini menyelesaikan krisis penjaga gawang Manchester United sejak ditinggal Peter Schmeichel.
Di Old Trafford, Van der Sar menikmati puncak karier keduanya. Ia memenangkan 4 gelar Liga Utama Inggris dan trofi Liga Champions UEFA 2007–08, di mana ia menjadi pahlawan dengan menggagalkan tendangan penalti Nicolas Anelka dalam adu penalti partai final melawan Chelsea di Moskow. Ia resmi pensiun pada akhir musim 2010–11 setelah membawa United mencapai final Liga Champions di Wembley.
Karier internasional
Van der Sar melakoni debut seniornya untuk tim nasional sepak bola Belanda pada Juni 1995 melawan Belarusia.
Ia mewakili Belanda pada sembilan turnamen mayor, termasuk tiga Piala Dunia FIFA (1994, 1998, dan 2006) serta empat Kejuaraan Eropa UEFA (1996, 2000, 2004, dan 2008). Puncak penampilannya di tim nasional terjadi pada Piala Dunia 1998 dan Euro 2000 serta Euro 2004, di mana Belanda mencapai babak semifinal. Saat memutus karier internasionalnya pada Oktober 2008, ia memegang rekor 130 penampilan untuk timnas Belanda sebelum dilampaui oleh Wesley Sneijder.
Statistik karier
Klub
| Klub | Musim | Liga Domestik | Piala Domestik | Piala Liga | Kontinental | Lainnya | Total | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Divisi | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | ||
| Ajax | 1989–1990 | Eredivisie | 1 | 0 | 0 | 0 | — | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | |
| 1990–1991 | 9 | 0 | 0 | 0 | — | 0 | 0 | 0 | 0 | 9 | 0 | |||
| 1991–1992 | 0 | 0 | 0 | 0 | — | 3 | 0 | 0 | 0 | 3 | 0 | |||
| 1992–1993 | 19 | 0 | 3 | 0 | — | 3 | 0 | 0 | 0 | 25 | 0 | |||
| 1993–1994 | 32 | 0 | 4 | 0 | — | 6 | 0 | 1 | 0 | 43 | 0 | |||
| 1994–1995 | 33 | 0 | 3 | 0 | — | 11 | 0 | 1 | 0 | 48 | 0 | |||
| 1995–1996 | 33 | 0 | 2 | 0 | — | 11 | 0 | 4 | 0 | 50 | 0 | |||
| 1996–1997 | 33 | 0 | 1 | 0 | — | 10 | 0 | 1 | 0 | 45 | 0 | |||
| 1997–1998 | 33 | 1 | 5 | 0 | — | 8 | 0 | 0 | 0 | 46 | 1 | |||
| 1998–1999 | 33 | 0 | 5 | 0 | — | 6 | 0 | 1 | 0 | 45 | 0 | |||
| Total Ajax | 226 | 1 | 23 | 0 | 0 | 0 | 58 | 0 | 8 | 0 | 315 | 1 | ||
| Juventus | 1999–2000 | Serie A | 32 | 0 | 3 | 0 | — | 11 | 0 | 0 | 0 | 46 | 0 | |
| 2000–2001 | 34 | 0 | 2 | 0 | — | 6 | 0 | 0 | 0 | 42 | 0 | |||
| Total Juventus | 66 | 0 | 5 | 0 | 0 | 0 | 17 | 0 | 0 | 0 | 88 | 0 | ||
| Fulham | 2001–2002 | Liga Utama Inggris | 37 | 0 | 4 | 0 | 3 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 44 | 0 |
| 2002–2003 | 37 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 11 | 0 | 0 | 0 | 49 | 0 | ||
| 2003–2004 | 37 | 0 | 6 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 43 | 0 | ||
| 2004–2005 | 34 | 0 | 5 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 40 | 0 | ||
| Total Fulham | 127 | 0 | 16 | 0 | 4 | 0 | 11 | 0 | 0 | 0 | 154 | 0 | ||
| Manchester United | 2005–2006 | Liga Utama Inggris | 38 | 0 | 2 | 0 | 3 | 0 | 8 | 0 | 0 | 0 | 51 | 0 |
| 2006–2007 | 32 | 0 | 3 | 0 | 0 | 0 | 12 | 0 | 0 | 0 | 47 | 0 | ||
| 2007–2008 | 29 | 0 | 4 | 0 | 0 | 0 | 10 | 0 | 1 | 0 | 44 | 0 | ||
| 2008–2009 | 33 | 0 | 2 | 0 | 0 | 0 | 10 | 0 | 4 | 0 | 49 | 0 | ||
| 2009–2010 | 21 | 0 | 2 | 0 | 2 | 0 | 4 | 0 | 0 | 0 | 29 | 0 | ||
| 2010–2011 | 33 | 0 | 2 | 0 | 0 | 0 | 10 | 0 | 1 | 0 | 46 | 0 | ||
| Total Manchester United | 186 | 0 | 15 | 0 | 5 | 0 | 54 | 0 | 6 | 0 | 266 | 0 | ||
| Total Karier | 605 | 1 | 59 | 0 | 9 | 0 | 140 | 0 | 14 | 0 | 823 | 1 | ||
